Langsung ke konten utama

Angin Malam

 Angin Malam

Rembulan kembali dengan sinarnya

Sinar yang selalu terang benderang

Tapi semua itu tidak mampu menandingi indahnya

Ciptaan Tuhan, yang tertuang dalam senyumanmu yang riang


Aku bersandar di derunya angin yang menghembus

Merasakan debusan angin yang mereseap ke seluruh tubuh

Tanpa sadar diriku tertidur di gurun yang tandus

Memikirkan rindu padamu yang membuat diriku terenyuh


Bintang menari di lapangan awan yang menawan 

Menjelaskan begitu bersinarnya dia

Seperti dirimu yang menari di pikiranku 

Tanpa henti, sekali lagi ku tegaskan, TANPA HENTII.


Revo Dian                  


Komentar